| By danspeed,
on 02-07-2009 05:39 
|
Views : 5 |
Favoured : None |
Published in : The News, Latest News |

Minggu 28, Juni 2009 Sirkuit Sentul, Jawa Barat Race 1 dan race 2 kelas supersport tetap saja dipegang pembalap-pembalap asia seperti Decha, Charlempol, Zamri dari Petronas Thailand dan Malaysia. Ini bukti ketangguhan dan keuletan dalam setting mesin dan latihan balap mereka. Walaupun mereka jarang berlatih di Sentul mereka tetap dapat juara. Ini kebalikannya dari pembalap-pembalap Indonesia di kelas supersport, harusnya bertahun-tahun pembalap Indonesia selalu kalah dalam pertarungan dikandang sendiri akan menjadi pelajaran agar seri berikutnya dapat menang dikandang sendiri. Tapi kenyataan pertarungan dan perjuangan dikelas 600 ini sendiri terlihat usaha mati-matian yang tidak juga membuahkan hasil untuk tampil unjuk gigi di negeri sendiri. Saling salip antara pembalap-pembalap luar yang semuanya diposisi lapis pertama datang dari tim besar Petronas. Jangan salahkan motor yang kurang kencang atau peraturan yang masih rancu terhadap tingkat korekan yang diperbolehkan. Coba lihat di tim motor underbone Indonesia bisa unjuk gigi bahwa Indonesia bisa tetap terdepan dinegeri sendiri bahkan di sirkuit malaysia, intinya tim underbone Indonesia layak membawa harum nama bangsa. Baik Ibnu Sambodo yang selalu tepat meracik mesin dan mendidik pembalapnya atau tim Umild lewat pembalapnya Fitriansyah Kete yang berhasil di urutan klasemen umum kelas underbone 4 tak 115cc. Ini bukti bahwa pembalap-pembalap muda dan tim yang brilian yang bisa melirik dan mempersiapkan diri dengan matang sehingga nama bangsa dibawa ke tempat terhormat. Akankah selalu alasan-alasan yang tidak logis dikedepankan atau usaha keras latihan disirkuit sendiri setiap hari agar menguasai motor-motor 600 dengan cantik seperti dipertontonkan oleh Zamri dan Charlempol saat race 2 minggu lalu. Ayo berlatih dengan semangat sudah saatnya supersport diseriuskan dan mendapat tempat terhormat di ajang Asia ini. (foto/naskah:danspeed) Last update: 02-07-2009 12:33
|
|
|
|
Minggu 28, Juni 2009 Sirkuit Sentul, Jawa Barat Race 1 kejuaraan Asia Road Racing Championship Putaran 3 Hadi Wijaya dari tim Kawasaki Elf IRC NHK REXTOR Manual Tech berhasil menjuarai podium pertama disusul Rey Ratukore dari BRT Indopart KBC Federal Oil ditempat kedua. Hadi bertarung sengit untuk menempati posisi kedua setelah berjuang selama 10 lap yang menempuh jarak 39,65km dengan jumlah peserta hampir 30an motor dari berbagai negara di Asia. Sejak beberapa lap berlangsung ia selalu berusaha menyodok ke posisi terdepan, walau perjuangannya tidak sia-sia namun ia sempat terpojok diposisi belakang. Dengan strateginya membaca racing line lawan, Hadi yang sebelumnya memang telah berpengalaman dalam menguasai lintasan sentul saat seri kemarin tampaknya menerapkan strategi cantiknya dengan mencuri kelengahan lawan saat mendekati lap-lap akhir. Namun pada race 2 minggu lalu ia sukses menempati podium kedua, posisinya drop hingga tempat ke 5. (foto/naskah:danspeed) Last update: 02-07-2009 12:34
|
|
| |
|
|